Blog from Handi, For All of You 2



January 4, 2009

Coca-Cola + Mentos (Dah pernah nyobain?)

Filed under: Info Menarik

Assalamualaikum,

Saya mau nge-posting sesuatu yang mungkin akan menarik perhatian Anda. Info ini saya dapat dari ayah saya lagi yang di-forward dari teman beliau. Begini ceritanya.

Seperti yang sudah tertera di judul posting-an saya ini, apakah Anda pernah mencoba Cola-Cola campur Menthos dalam perut Anda. Sebaiknya jangan!

Mengapa? Bukannya salah atunya saja sudah enak untuk dimakan atau diminum, apalagi kalau keduanya dicampur. Pasti rasanya ueeenak teenaan. Jika Anda berpikiran seperti itu, Anda salah besar!

Temannya ayah saya ini mengatakan bahwa pernah ada seorang anak kecil di Brazil yang meninggal dunia setelah memakan Menthos dan meminum Pepsi/Coca-Cola. Setahun sebelumnya, kejadian ini pernah menimpa pada seorang anak kecil di negara yang sama.

Sebenarnya apa yang terjadi pada kedua anak tersebut? Mengapa kejadian "sepele" ini bisa berakhir begitu tragis?

Foto-foto percobaan ini mungkin akan sedikit menjelaskannya kepada Anda?

 

 

 


 

 

Nah, dah kebayang kan kalau seandainya proses kimia ini terjadi di dalam tubuh kita?emoticon

Say jadi ingat apa kata mentor saya di sekolah. Beliau adalah konsultan untuk universitas di Perancis dan Jerman bagi para calom mahasiswa/i di Indonesia.

Beliau pernah mengatakan bahwa minuman seperti Coca-Cola atau Pepsi ,bagi orang Amerika, merupakan minuman sampah. Padahal, kan negara mereka sendiri yang membuatnya. Koq malah ogah meminumnya? Mungkin hal tersebut disebabkan karena masyarakatnya sudah maju, sehinga mereka tidak mau lagi meminum minuman bersoda seperti itu. Mungkin karena masyarakatnya kita aja kali ya, yang memang trend negara lain yang ketinggalan jaman.emoticon

KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS

Filed under: Info Menarik

Hello, dah lama gak posting membuat saya pada hari ini (tepatnya malam ini) akan membuat postingan sebanyak-banyaknya. Kalau perlu, sampai blog saya gak bisa memuat posting-an saya lagi. Lhoemoticon!?

Untuk posting-an saya kali ini, saya gak akan ngangkat tema yang terlalu serius koq. Saya cuma mau ngasi info sedikit untuk Anda. Sekedar cuma untuk menambah pengetahuan umum aja.

Info ini saya dapat dari bapak saya yang di-forward dari teman beliau yang di-forward dari temannya teman beliau yang di-forward dari temannya temannya teman beliau yang bekerja di T-Lingkungan-ITS. Maaf kalau kepanjangan emoticon.

Sengaja saya memmberitahu sumber posting-an saya ini supaya Anda tidak kaget ketika membaca isinya nanti. Ya sudah, karena Anda sudah tidak sabar lagi, mari kita langsung ke inti posting-an ini.

NB: Oh ya, sebelumnya, saya ingin memberitahukan kalau isi posting-an saya ini bukan untuk umum. Hanya khusus untuk muslim saja. Oleh karena itu, jika ada pihak lain yang ingin membaca posting-an saya ini, mohon maaf apabila isi posting-an saya ini sedikit menyinggung Anda.

Oleh
Dr.M. Anjad Khan

Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya, mencatat semua merk barang, makanan & obat-obatan. Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di bagian QC. Tak heran jika ia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah, namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141.

Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis, dia penasaran lalu menanyakan kode matematis tersebut kepada orang Prancis yang berwenang dalam bidang itu. Orang Prancis menjawab,"Kerjakan saja tugasmu dan jangan banyak tanya …!"

Jawaban itu, semakin menimbulkan kecurigaan Sahib, lalu ia pun mulai mencari tahu kode matematis dalam dokumen yang ada. Ternyata, apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum muslimin dunia. Hampir di seluruh negara bagian barat, termasuk Eropa pilihan utama untuk daging adalah daging babi. Peternakan babi sangat banyak terdapat di negara- negara tersebut. Di Perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000 unit. Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hewan lainnya. Namun, orang Eropa dan Amerika berusaha menghindari lemak-lemak itu. Yang menjadi pertanyaan dikemanakan lemak-lemak babi tersebut? Babi-babi dipotong di rumah jagal yang diawasi BPOM, tapi yang bikin pusing POM adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi. Dahulu sekitar 60 tahun lalu, lemak-lemak babi itu dibakar. Kini mereka pun berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal uji cobanya, mereka membuat sabun dengan bahan lemak babi, dan ternyata berhasil. Lemak-lemak itu diproses secara kimiawi, dikemas rapi dan dipasarkan. Negara di Eropa memberlakukan aturan yang mewajibkan bahan setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Karena itu, dari lemak babi dicantumkan dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produknya. Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan diganti dengan lemak hewan. Ketika produsen ditanya pihak berwenang negara Islam, maka dijawab lemak tersebut adalah lemak sapi dan domba. Meskipun begitu, lemak-lemak itu haram bagi muslim, karena penyembelihannya tidak sesuai syariat Islam. Label baru itu dilarang keras masuk negara Islam, akibatnya produsen menghadapi masalah keuangan sangat serius, karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produk ke negara Islam, mengingat laba yang dicapai bisa mencapai miliaran dollar.

Akhirnya, mereka membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti BPOM, sementara orang lain tak ada yang tahu. Kode diawali dengan E ? CODES, E-INGREDIENTS, ini terdapat dalam produk perusahaan multinasional, antara lain : pasta gigi, pemen karet, cokelat, gula-gula, biskuit, makanan kaleng,buah-buahan kaleng, dan beberapa multivitamin serta masih banyak lagi jenis-jenis makanan dan obat2an lainnya. Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk memeriksa secara seksama bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya dengan daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode di bawah ini, positif mengandung lemak babi :

  • E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,
  • E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433,
  • E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476,E477,
  • E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572,
  • E631, E635, E904.

December 26, 2008

Hasil Drawing 16 Besar UEFA Champions League

Filed under: Sport

Setelah menanti selama berhari-hari, akhirnya hari yang ditunggu itu pun datang juga. Pada tanggal 18 Desember 2008, UEFA mengadakan drawing 16 besar UEFA Champions League musim 2008/2009.

Sebelum saya memasuki hasil dari drawing 16 besar UEFA Champions League musim ini, terlebih dahulu saya akan menjelaskan sistematika dari drawing ini.

Enam belas (16) tim yang sudah lolos dari fase grup, akam dibagi menjadi dua pot. Pembagian pot ini berdasarkan hasil yang diperolaeh dari masing-masing tim dalam fase grup. Pot A diisi oleh tim-tim yang lolos sebagai runner-up grup, yaitu Chelsea FC, FC Internazionale (Inter Milan), Sporting Lisbon, Atletico Madrid, FC Villareal, Arsenal FC, Olympique Lyonnais (Lyon), dan Real Madrid. Sedangkan, pot B diisi oleh tim-tim yang lolos sebagai juara grup, yakni AS Roma, Panathinaikos, FC Barcelona, Liverpool FC, Manchester United FC, FC Porto, FC Bayern Munnich, dan FC Juventus. Perlu dicatat bahwa dua tim yang lolos dari grup yang sama atau senegara tidak mungkin saling bertemu.

Inilah yang selama ini membuat para pelatih tim-tim yang sudah lolos ke fase knock-out inmi menjadi was-was, terutama tim-tim “besar”. Pasalnya, tidak semua tim-tim besar lolos sebagai juara grup, sebagian ada pula yang lolos sebagai runner-up. Hal ini memungkinkan para peserta yang lolos ke fase knock-out ini langsung mendapat lawan yang berat saat fase 16 besar nanti.

Sebut saja, tim-tim “besar” yang lolos sebagai juara grup, seperti Barcelona, Liverpool, Manchester United, Bayern Muenchen, ataupun Juventus akan mendapat lawan yang berat, seperti Chelsea, Inter Milan, Arsenal, Lyon, ataupun Real Madrid. Hal ini yang sangat tidak diinginkan oleh para pelatih tim yang telah lolos ke 16 besar, baik yang berstatus sebagai juara apalagi runner-up grup.

Ternyata apa yang tidak diharapkan itu pun tidak dapat dihindari. Hasil drawing “mengharuskan” beberapa partai big match terjadi lebih awal.

Hasil drawing mempertemukan tiga tim Inggris dengan tiga tim Italia. Runner-up musim lalu, Chelsea, harus berhadapan dengan tim raksasa Italia yang baru “terbangun dari tidurnya”, yakni Juventus. Ini akan menjadi pertandingan yang mungkin saja, tidak hanya akan menjadi pertarungan fisik, tetapi juga mental dan adu gengsi. Pasalnya, pelatih Juventus musim ini, Claudio Rannieri, pernah melatih klub yang bermarkas di London Barat itu. Claudio Rannieri menyatakan, dirinya sebenarnya tidak ingin bertemu dengan Chelsea lebih awal, karena menurutnya saat ini Chelsea adalah calon terkuat juara Liga Champions Eropa musim ini. Namun, dirinya pun juga menyadari bahwa jika Juventus ingin menjadi juara Liga Champions Eropa musim ini maka mereka memang harus menghadapi Chelsea lebih awal.

 

Sedangkan tim jagoan saya, Arsenal, akan menghadapi tantangan berat dari sang tuan rumah fional Liga Champions Eropa musim ini, AS Roma. Hal inilah yang membuiat saya was-was. Pasalnya, meskipun AS Roma bahkan belum pernah mencapai fase semifinal hingga musim ini, namun motivasi mereka yang tinggi untuk bisa tampil di final di kandang mereka sendiri bisa menjadi senjada mematikan bagi Arsenal. Ditambah lagi, mereka sudah bukan lagi “anak bawang” di kompetisi terbesar di Eropa ini. Terbukti, mereka mampu lolos ke babak 16 besar dengan status sebagai juara grup A, mengalahkan runner-up musim lalu, Chelsea, yang hanya berstatus sebagai runner-up grup A.

Namun, hal itu tidak membuat gentar Arsenal. Musim lalu, pada babak 16 besar pun, mereka harus menghadapi tim Italia juga, sang juara bertahan saat itu, AC Milan. Dan sama seperti musim ini, saat itu mereka lolos sebagai runner-up grup. Mereka mampu menekuk Milan dengan skor agregat 2-0. Yang lebih hebatnya lagi, semua gol tersebut dicetak di San Siro, kandang AC Milan. Apalagi dengan pulihnya beberapa pemain Arsenal dari cedera, seperti Samir Nasri dan Eduardo da Silva, saya yakin Arsenal akan lolos. Ayo berjuang, Arsenal!!emoticon

Meskipun memiliki status yang berbeda dengan dua wakil Inggris tersebut, juara musim lalu sekaligus juara piala dunia antarklub tahun ini(Selamat, ya!emoticon), Manchester United (MU) akan berhadapan dengan runner-up grup B, Inter Milan. Nampaknya, ini akan menjadi pertandingan yang paling ditunggu-tunggu tidak hanya oleh fans dari kedua tim, tetapi juga oleh seluruh penggemar bola di dunia. Pasalnya, pelatih MU, Sir Alex Ferguson harus berhadapan lagi dengan pelatih Inter Milan musim ini, The Special One, Jose Mourinho. Sebagai intermezzo saja, saat Jose Mourinho masih melatih Chelsea, dirinya selalu bersitegang dengan pelatih MU yang usianya sudah di atas kepala enam itu. Bahkan tidak jarang, persaingan mereka pun terbawa oleh anak didik mereka masing-masing di lapangan. Apakah hal yang sama akan terjadi juga pada pertandingan yang mempertemukan antara sang juara bertahan melawan sang calon kuat juara ini? Kita tunggu saja.

Meskipun tidak mendapat lawan dari Italia, wakil Inggris lainnya, Liverpool, juga mendapat lawan yang tidak kalah berat, yakni Real Madrid. Meskipun hanya lolos sebagai  runner-up grup, mereka kini ditangani oleh Juande Ramos, mantan pelatih Sevilla yang berhasil membawa pulang piala UEFA dua (2) musim berturut-turut dan meloloskan klub yang berasal dari Andalusia itu lolos ke Liga Champions Eropa musim lalu. Tangan dingin Ramos pun terlihat saat memimpin pasukannya melawan sang juara Piala UEFA musim lalu dan pemenang Piala Super Eropa tahun ini, Zenit St. Petersburg, di stadion kebanggan Madrid, Santiago Bernabeu. Real Madrid berhasil menang di depan publiknya sendiri dengan skor 3-0. Diharapkan, Ramos dapat membawa pulang piala Liga Champions Eropa yang terakhir mereka mengankan musim 2002/2003 itu.

 

Namun, menghadapi Liverpool bukan pekerjaan yang mudah. Pasalnya, sejak musim 2004/2005 hingga musim lalu, Liverpool hanya sekali absen pada fase semifinal, yakni musim 2005/2006. Apalagi, jika dibandingkan dengan musim lalu. Liverpool yang sekarang terlihat jauh lebih kuat. Terbukti, pada fase grup, mereka tidak pernah kalah, bahkan hanya bermain imbang dua kali melawan runner-up grup C, Atletico Madrid (home-away). Sisanya mereka lalui dengan kemenangan. Di EPL (Liga Inggris), mereka kini memimpin klasemen sementara dengan hanya menelan satu kali kekalahan, yakni saat melawa Tottenham Hotspur dengan skor 2-1. Itu pun juga merupaka partai tandang (away) bagi Liverpool. Jadi, bisa dipastikan pertandingan ini akan menjadi pertandingan yang “super sengit” antara klub Inggris melawan klub Spanyol.

Wakil Spanyol lainnya, Barcelona akan ditantang oleh klub asal Perancis, Olympique Lyon. Meskipun dua klub ini merupakan klub besar di negaranya masing-masing dan kebetulan kedua-duanya kini sedang memuncaki klasemen sementara di liga negaranya masing-masing, namun sepertinya pertandingan ini akan menjadi pertandingan yang berat sebelah. Pasalnya musim lalu, Lyon gagal lolos dari babak 16 besar. Apalagi tim yang sedang mereka hadapi ini adalah tim yang sedang on-fire musim ini. Sejak ditangani oleh Joseph “Pep” Guardiola, kini Barcelona telah menemukan “taringnya” kembali. Terbukti, berdasarkan statistik, Barcelona adalah tim yang paling produktif selama fase grup. Ini pun akan menjadi pertandingan adu taji antara dua striker dari masing-masing tim yang kini menjadi top skorer sementara Liga Champions Eropa musim ini, yakni Karim Benzema di pihak Lyon dan Lionell Messi di kubu Barcelona. Hasil dari pertandingan ini pun juga akan menentukan apakah Karim Benzema akan hengkang dari Lyon atau tidak. Kita tunggu semua jawabannya nanti.

Pertandingan lain yang mungkin tidak kalah seru, yakni antara satu-satunya wakil Yunani sekaligus juara grup B, Panathinaikos dengan wakil Spanyol lainnya sekaligus runner-up grup E, Villareal. Meskipun berstatus sebagai juara grup, mereka justru lebih tidak diunggulkan. Sebab Villareal baru kalah sekali di fase grup, namun Panathinaikos sudah kalah dua kali di fase grup. Ditambah lagi, keinginan yang sangat besar dari sang pelatih Villareal, Pedro Pellegrini untuk mengulang sukses yang berhasil mereka raih musim 2005/2006, yakni lolos hingga ke semifinal. Namun, ternyata keinginan Panathinaikos justru lebih tinggi. Mereka ingin mengulang sukses kembali merengkuh juara Liga Champions Eropa musim ini. Apakah keinginan mereka akan terwujud? (Maksudnya bukan kedua-duanya). Kita tunggu saja.

 

Pertandingan lainnya mempertemukan antara wakil Spanyol lainnya, Atletico Madrid, dengan salah satu wakil Portugal, FC Porto. Ironisnya, sama seperti Panathinaikos, FC Porto adalah juara grup F namun tidak diunggulkan. Padahal, mereka menjadi juara grup setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 2-0 di kandang mereka sendiri. Namun penampilan mereka yang tidak konsisten selama fase grup membuat mereka menjadi tim underdog pada pertandingan ini. Atletico Madrid memang memiliki track record yang bagus pada fase grup. Sekalipun mereka tergabung bersama tim-tim besar dari negara-negara lain, seperti Liverpool, Marseille, dan PSV Eindhoven, mereka membuktikan diri sebagai kekuatan baru di Eropa dengan menjadi satu-satunya runner-up grup musim iniu yang tidak pernah mengalami kekalahan. Pertandingan dua tim yang sedang naik daun ini juga patut untuk ditunggu. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang?

Satu pertandingan lagi yang nampaknya akan menjadi pertandingan “berat sebelah”, yakni antara satu-satunya wakil Jerman sekaligus juara grup G, Bayern Muenchen, berhadapan dengan wakil Portugal lainnya sekaligus runner-up grup C, Sporting Lisbon. Sejak ditangani oleh mantan pelatih timnas Jerman, Juergen Klinsmann, perlahan tapi pasti Bayern Muenchen kembali menemukan arah untuk merengkuh juara baik di liga domestik maupun di Eropa. Terbukti, di Bundesliga (Liga Jerman), kini mereka duduk di posisi kedua klasemen sementara di bawah tim promosi Bundesliga yang kini menjadi tim paling sensasional musim ini di Eropa (menurut saya), TSG Hoffenheim. Itu pun juga hanya kalah dalam selisih gol. Di Liga Champions Eropa, mereka hanya mengalami sekali kekalahan di fase grup musim ini. Itu pun juga ketika mereka dikalahkan oeh runner-up grup G, Lyon, di kandang Lyon. Sedangkan lolosnya Sporting menurut beberapa pengamat, dianggap hanya sebatas keberuntungan. Pasalnya, selain Barcelona, Sporting hanya bergabung bersama tim-tim yang relatif mudah, seperti FC Basel dari Swiss dan Shakhtar Doneskh dari Ukraina. Meskipun begitu, tim ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, pada matchday ke-5, mereka sudah dipastikan lolos sebagai runner-up grup. Sporting bisa saja menyulitkan Bayern Muenchen seperti layaknya Fiorentina ketika masih di fase grup. Apakah mereka mampu menghadapi tantangan ini?

Hasil drawing sekaligus preview dari babak 16 besar Liga Champions Eropa musim ini telah saya sajikan kepada Anda. Leg pertama akan diselenggarakan pada tanggal 24-25 Februari 2009 waktu setempat (25-26 Februari 2009 dini hari di Indonesia) dan leg kedua aka diselenggarakan pada tanggal 11-12 Maret 2009 waktu setempat (12-13 Maret 2009 dini hari di Indonesia).
Berikut adalah tabel hasil drawing 16 besar Liga Champions Eropa musim ini beserta jadwalnya.

Tabel Hasil Drawing 16 Besar UEFA Champions League 2008/2009

Home (Leg 1) Away (Leg 1) Leg 1 Leg 2
Atletico Madrid (ESP) FC Porto (POR) 25 Februari 2008 12 Maret 2008
Olympique Lyon (FRA) FC Barcelona (ESP) 25 Februari 2008 12 Maret 2008
Arsenal FC (ENG) AS Roma (ITA) 25 Februari 2008 12 Maret 2008
Inter Milan (ITA) Manchester United (ENG) 25 Februari 2008 12 Maret 2008
Real Madrid (ESP) Liverpool FC (ENG) 26 Februari 2008 13 Maret 2008
Chelsea FC (ENG) FC Juventus (ITA) 26 Februari 2008 13 Maret 2008
FC Villareal (ESP) Panathinaikos (GRE) 26 Februari 2008 13 Maret 2008
Sporting Lisbon (POR) Bayern Muenchen (GER) 26 Februari 2008 13 Maret 2008

Catatan : Waktu pertandingan adalah waktu di Indonesia (Dini hari WIB)

December 21, 2008

Arsenal v Liverpool : “Sindrome Giant Killer” ?

Filed under: Sport
Halo, para fans Arsenal di seluruh penjuru dunia, terutama di Indonesia, terutama sekali di Bekasi (Hehe, kepanjangan ya?emoticon). Malam ini (Minggu, 21 Desember 2008 Pukul 23.00 Live di ESPN, kalau punya salurannya), Arsenal akan menghadapi suatu partai yang mungkin bisa menjadi partai terberat musim ini bagi Arsenal, yakni menghadapi Liverpool di Emirates Stadium. Sebenarnya seberapa besarkah kans Arsenal untuik menang melawan Liverpool? Berikut adalah prediksi dari saya, sang pemilik blog ini, Handi Rizkinugraha.

Musim 2005/2006 merupakan musim yang musim yang tak menentu bagi Arsenal. Pada musim tersebut, Arsenal mengalami suatu penyakit yang saya sebut “Sindrome Giant Killer”. Pasalnya, pada musim tersebut Arsenal selalu tidak konsisten saat melawan tim-tim yang notabenenya kelasnya di bawah mereka, kadang menang, sering berakhir imbang, bahkan kalah. Tetapi anehnya, mereka selalu tampil impresif saat melawan tim-tim TheBig Four lainnya, semisal Chelsea, Liverpool, atau Manchester United. Bahkan tidak jarang kemenangan sering mereka raih atas tim-tim tersebut.

Nah, musim ini nampaknya sindrome ini sudah mulai menunjukkan gejala kambuh lagi di tubuh Arsenal. Para pengemar EPL pasti masih mengingat tanggal 8 November, di mana Manchester United (MU) berhasil ditakhlukkan oleh Arsenal di Emirates Stadium dengan skor 2-1. Yang lebih uniknya lagi, skor tersebut adalah skor yang sama saat Arsenal menakhlukkan MU dalam pertandingan kandang Arsenal pada musim 2005/2006, musim di mana saya menilai Arsenal sedang mengalami sindrome yang saya bilang di awal.
Belum cukup menggemparkan EPL, pada tanggal 30 November, Arsenal mengejutkan para pendukung Chelsea saat Arsenal menghempaskan Chelsea dengan skor 2-1. Yang mengejutkan adalah mereka mengalahkan Chelsea di sebuah stadion yang menurut saya paling angker di Eropa, bahkan mungkin di dunia, jika berhadapan dengan tuan rumahnya, yaitu di Stamford Bridge!
Ini adalah kali kedua tumbangnya keangkeran stadion tersebut pada musim ini. Sebelumnya, Liverpool sudah menumbangkan keangkeran stadion tersebut dengan menundukkan sang tuan rumah, Chelsea, dengan skor 1-0. Itu masih bisa diterima oleh akal sehat saya, mengingat Liverpool musim ini berbeda dengan Liverpool pada musim-musim sebelumnya. Mereka berhasil tampil impresif dan konsisten dalam setiap pertandigan. Sebelum musim ini bergulir, Chelsea terakhir kali takhluk di kandangnya sendiri oleh Barcelona pada 16 besar UEFA Champions League 2 tahun yang lalu. Pada tahun tersebut, klub asal Spanyol tersebut pun menjadi sang juara setelah menakhlukkan Arsenal di stadion Parc de Prince, Paris, dengan skor 2-1. Oleh karena itu, saya berkesimpulan bahwa hanya tim-tim besar dan yang siap saja yang mampu menakhlukkan Chelsea di Stamford Bridge.

Namun semua dugaan saya itu nampaknya tidak terbukti saat klub kebanggaan saya sekarang, Arsenal, mampu menakhlukkan Chelsea di Stamford Bridge. Bahkan, akal sehat saya pun sulit menerima hasil tersebut. Meskipun saya adalah salah satu pendukung “The Gunners”, saya sendiri pun juga heran mengapa mereka mampu melakukannya. Padahal mereka tidak sesolid dahulu karena ditinggal oleh Mathieu Flamini, Phillipe Sanderos, Alexander Hleb, dll. Mereka sendiri pun juga tidak turun secara full team saat itu. Beberapa pemain kunci yang harus absen pada saat itu adalah Theo Walcott, Samir Nasri, dan beberapa pemain pilar lainnya. Namun, mereka berhasil bermain impresif saat itu.

Bahkan, jika hasil pertandingan tesebut masih belum cukup mengejutkan, lihatlah siapa saja yang mencetak gol pada pertandingan tersebut. Tidak ada satupun pemain Chelsea yang mencetak gol pada pertandingan tersebut. Gol unuk Chelsea  pun adalah “pemberian” dari bek Arsenal, Djorou di babak pertama. Kemudian, di babak kedua, Arsenal berhasil membalas melalui dua gol Van Persie. Sehingga, stadion Stamford Bridge tersebut nampaknya sudah dijadikan sebagai layaknya “panggung opera” oleh para pemain Arsenal saat itu, dimana Arsenal menjadi subjeknya, sedangkan sang tuan rumah, Chelsea, justru menjadi objek bulan-bulanan para pemain Arsenal.
Namun seperti yang sudah saya katakan di awal, Arsenal terjangkit sindrom tersebut setelah pertandingan itu. Mereka memang berhasil menang atas Wigan 1-0 pada pekan berikutnya, tetapi dengan permainan yang tidak seimpresif saat mereka meladeni Chelsea. Padahal, mereka saat itu bermain di stadion kebanggaan mereka, Emirates Stadium. Pada pekan berikutnya, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat mereka dijamu oleh Middlesbrough. Padahal saat itu, The Boro, dalam keadaan ”sakit sakitan”. Mereka tidak pernah menang dalam enam (6) pertadingan terakhir mereka. Puncaknya (atau mungkin saya harus bilang titik nadirnya), saat bertarung melawan FC Porto, dalam penyisihan grup UEFA Champions League, Arsenal kalah melawan sang tuan rumah dengan skor 2-0. Selain hasil pertandingan tersebut menjadi kekalahan pertama mereka dalam UEFA Champions League musim ini, Arsenal pun harus menerima kenyataan hanya finis sebagai runner-up grup.
Memang sih pada saat itu, Arsenal sudah memastikan diri ke fase 16 besar UEFA Champions League. Selain itu, mereka juga harus tampil di kandang lawan yang nun jauhnya di Portugal itu. Tetapi, tidak seharusnya tim yang salah satu tim unggulan di turnamen terbesar di Eropa ini kalah hanya dengan alasan seperti itu. Semua hal tersebut menjadi bukti bahwa Arsenal musim ini memang tidak konsisten.

Sehingga, pertanyaan terbesar yang pastinya ada di benak para pendukung Arsenal sekarang adalah mampukah Arsenal menang melawan Liverpool di depan pendukung mereka sendiri?

Pertama, saya jelaskan dahulu mengapa kemenangan menjadi harga mutlak bagi Arsenal dalam pertandingan ini. Jika Arsenal berhasil mengalahkan Liverpool malam ini, mereka akan “mendepak” MU untuk sementara dari empat (4) besar klasemen sementara EPL. Hal ini dikarenakan, sampai posting-an ini diturunkan, mereka masih berada di Jepang untuk bertarung di final FIFA Club World Cup melawan wakil Amerika Latin (CONMENBOL) LDU Quito dari Ekuador (Ayo MU, pertahankan piala dunia antarklub untuk UEFA!). Itu hanya dampak langsungnya, dampak tidak langsungnya adalah mereka akan menunjukkan bahwa mereka masih berada pada jalur perebutan juara Liga Inggris (EPL).
Namun seperti saat akan berhadapan dengan Chelsea dan Manchester United (MU), saya masih merasa was-was. Bahkan kali ini saya jauh lebih was-was bila dibandingkan saat akan melawan dua (2) klub tersebut. Pasalnya, pada musim yang saya bilang sebagai musim “Sindrom Giant Killer” bagi Arsenal (musim 2005/2006), Liverpool tidak pernah kalah melawan Arsenal. Liverpool bermain imbang saat bertandang ke kandang Arsenal dan bahkan selanjutnya Liverpool menang besar 4-1 pada saat itu. Musim lalu pun, Liverpool berhasil menahan imbang Arsenal 1-1 di Emirates Stadium dan menang atas Arsenal 4-2. Padahal, itulah musim yang, menurut saya, paling membuat saya terdecak kagum pada Arsenal sejak kepindahan bintang mereka, Thierry Henry, ke Barcelona (Setidaknya hingga paruh musim pertama.). Hal itulah yang membuat otak saya menjadi semakin pusing. Apalagi setelah saya mendengar hasil undian 16 besar UEFA Champions League yang mempertemukan Arsenal dengan sang tuan rumah untuk partai final UEFA Champions League musim ini, AS Roma. Lengkaplah sudah beban di otak sayaemoticon.
Namun kini saya justru semakin rileks. Saya baru saja membaca koran hari ini. Om Arsene Wenger menyatakan optimismenya menghadapi laga yang genting ini. Dalam konferensi pers yang digelar kemarin, sang pelatih Arsenal ini mengatakan,”Anak-anak selalu termotivasi jika bertarung dengan rival-rival utama kami. Dan saya percaya kami punya kualitas untuk melakukannya (menang atas Liverpool!!!). Ini kesempatan bagi kami untuk kembali mendekati Liverpool, Chelsea, dan Manchester United.” Jadi, benar kan apa yang saya bilang di atas?

Sedangkan pada saat yang sama, Liverpool justru dihadapkan pada masalah yang tidak diduga oleh para pemainnya. Sang pelatih, Rafael Benitez, harus kembali ke Spanyol untuk menjalani operasi batu ginjal. Sehingga, bisa jadi Rafael Benitez tidak memimpin pasukannya saat bertandang ke Emirates Stadium malam ini (Kalau benar, berarti bagus!!emoticon). Meskipun begitu, Liverpool diwakili oleh asisten pelatihnya, Lee, saat konferensi pers kemarin. Lee mengatakan bahwa meskipun mereka kini menjadi pemuncak klasemen sementara, namun mereka tetap akan mewaspadai Arsenal. Apalagi melihat catatan mereka yang tidak pernah menang di kandang Arsenal sejak tahun 2000. Catatan yang sama seperti yang dialami Manchester United. Ditambah lagi dengan telah pulihnya Samir Nasri, bahkan bisa jadi Arsene Wenger menurunkan Eduardo “Dudu” Da Silva yang juga telah pulih dari cedera, saya menjadi optimis bahwa Arsenal alkan menang malam ini. Hidup Arsenal!!!emoticon

November 12, 2008

Sekolahku

Filed under: Tugas Sekolah

Nama saya Handi Rizkinugraha. Umur saya 16 tahun. Sekarang, saya bersekolah di SMA Negeri 2 Bekasi (biasa disebut Etniez). Tepatnya saya duduk di bangku kelas XI IPA 2 (Parasid). Saya akan menceritakan sedikit tentang sekolah saya.

Sekolah saya kini sudah berumur 26 tahun. Waktu yang sangat lama untuk sebuah sekolah. Itulah alasannya mengapa sejak saya berada di kelas VIII, saya sangat ingin bersekolah di Etniez. Selain memiliki guru-guru yang sudah berpengalaman, banyak alumni-alumni Etniez yang mendapatkan PMDK di berbagai universitas bergengsi di Indonesia, seperti UGM, IPB, dan ITS.

Selain pendidikan akademinya yang sangat baik, saya memilih SMA Negeri 2 Bekasi karena lingkungannya yang kondusif. Kedisiplinan tinggi sangat diterapkan di sini. Kemudian, lingkungan hidupnya terjaga dengan baik dan asri. Apalagi setelah adanya Mulok Wajib:"Lingkungan Hidup" di kelas saya sekarang, sekolah yang berwawasan lingkungan pun sudah mulai diterapkan di sini.

Dan yang terpenting dari semua itu adalah kebijakan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bekasi untuk mengadakan program latihan intensif bagi para calon anggota Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang baru saja dimulai tahun lalu. Dengan para guru pelatihnya yang telah berpengalaman dan berkualitas, para calon anggota Olimpiade Sains Nasional (OSN) dilatih sedemikian rupa untuk mematangkan persiapan Lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN). Namun itu semua tidak diraih dengan mudah. Pertama, para calon peserta harus diseleksi terlebi dahulu. Kemudian, calon anggota yang terpilih akan diberikan pengajaran oleh guru yang dipilh berdasarkan mata pelajarannya masing-masing. Terakhir, para calon anggota akan diseleksi kembali sebelum dipilih menjadi tim inti untuk peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang kemudian akan mendapatkan pengajaran yang lebih intensif daripada sebelumnya. Demikian posting blog dari saya. Mudah-mudahan berguna bagi Anda yang membacanya. Sekian.

November 11, 2008

Mesin Waktu….Mungkinkah?

Filed under: Misteri Sains

Artikel ini saya tulis karena penasaran tentang penemuan fosil-fosil yang identik dengan peninggalan-peninggalan dari manusia modern jauh sebelum perkiraan manusia muncul di Bumi.

Benarkah mereka-mereka ini manusia modern yang berkunjung kembali ke Zaman Jura dengan menggunakan mesin waktu? Mungkinkah mesin waktu benar-benar berhasil diciptakan dengan sempurna oleh manusia pada suatu saat nanti?

Mungkinkah waktu berjalan mundur? Ataukah waktu hanya berlalu sekali dalam hidup kita? Sekali kita melaluinya, maka akan menjadi sejarah masa lampau yang tak mungkin kita mengubahnya kembali.

Jika benar ada mesin waktu yang mampu mengirimkan kita ke masa lampau , tentunya kita semua mempunyai sebuah keinginan untuk mengunjungi beberapa zaman yang mungkin sekarang hanya kita dengar lewat buku-buku sejarah.

Tapi benarkah suatu saat manusia berhasil menciptakan mesin waktu? Pertanyaan ini tentu saja sulit untuk diperoleh jawaban yang memuaskan.
 
Sebelum banyak orang mengerti teori relativitas umum Einsten, perjalanan waktu sering dikait-kaitkan dengan hal-hal ghaib, mistik, dan sihir.
 
Sebagai contoh,dalam Epik Si Yeou Ki (atau yang lebih dikenal dengan Kera Sakti kalau di Indonesia), Pat Kay (Si Siluman Babi) sewaktu berstatus dewa, kembali ke masa lalu untuk memikat hati seorang Dewi. Tapi kasihan yah, usahanya selalu gagal.
 
Cerita tersebut disusun menjadi sebuah buku sekitar tahun 1550 Masehi, jelas ini tidak ditulis berdasarkan teori relativitas umum Einstein yang baru dipublikasikan tahun 1915.
 
Prinsip kembali ke masa lalu adalah dengan masuk ke lorong waktu yg lebih lambat dari waktu yg lebih cepat. Perbedaan waktu tsb melempar segala sesuatu ke masa lalu.
 
Seperti diungkap dalam teori lubang cacing (atau istilah bekennya Worm Hole) yang cukup populer, tentu saja kita tidak dapat mundur lebih jauh sebelum tercipta gerbang waktu antara kedua kecepatan waktu yang berbeda tsb.
 
Salah satu bentuk dari mesin waktu seperti ini adalah terowongan yg menghubungkan dua buah atau lebih black hole. Pada tahun 1957, Jhon Wheeler menyebut terowongan ini dengan istilah lubang cacing (Worm Hole).Lebih jauh mengenai Worm Hole klik disini
 
Ide menggunakan "Black Hole" dalam teori Wheeler tsb sebenarnya tidak cukup aman. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa orang yang mendekati black hole harus sangat elastis atau akan tercabik-cabik dan hancur oleh tarikan gravitasinya yg dahsyat.
 
Batas ketahanan tubuh fisik manusia normal adalah tujuh kali gravitasi bumi, diatas nilai ambang tsb maka fungsi organ tubuh akan terpengaruh.
Lalu, supaya perjalanan waktu ini lebih aman, digunakanlah ide untuk menggunakan zarah yang dapat mengurangi efek tarikan gravitasi, sehingga orang yg hendak berjalan melintasi waktu berada pada daerah dengan gravitasi yang aman.
 
Penemuan paling mutahir menunjukkan bahwa black hole juga dapat muncul pada level zarah-zarah subatomik. Tentu saja implementasinya untuk mesin waktu jauh lebih sulit karena tubuh manusia harus dipecah2 , dikirim , dan kemudian disusun kembali di tempat tujuan.
 
Berdasarkan penemuan tsb., Michael Crichton, penulis Jurasic Park, menulis sebuah karya dalam bentuk novel fiksi ilmiah berjudul Timeline yg terbit pada tahun 1999.
 
Jika, andaikata (andaikata lho ya), kita berhasil menciptakan mesin waktu, lalu kita kembali ke masa lalu, kemudian kita membunuh (amit2) orang tua kita sebelum kita dilahirkan, apakah sejarah akan berubah?
Jika sejarah berubah, tentu kita tidak pernah akan lahir di dunia fana ini dan tidak mungkin kembali kemasa lalu untuk membunuh orang tua kita sendiri. Secara keseluruhan, pertanyaan tersebut menjadi tidak benar dan menjadi sebuah paradoks.

Untuk menjawab permasalah tsb,para fisikawan memiliki dua pendapat,

  • Pertama, sejarahlah yg konsisten. Apapun yang kita lakukan setelah kembali ke masa lalu, kita tidak akan bisa mengubah sejarah.

  • Kedua, Ada dunia lain yg bersifat paralel dengan dunia kita, yang mempunyai sejarah alternatif. Apapun yg kita lakukan pada dunia yg kita kunjungi tsb tidak mengubah sejarah pada dunia asal kita.

Para fisikawan barat cenderung setuju dengan sejarah alternatif, krn mereka percaya bahwa semua orang mempunyai kebebasan bertindak sehingga tidak terpengaruh oleh nasib yg digariskan.

Sikap pesimis ditunjukkan oleh ilmuwan yg dianggap paling brilian setelah Albert Einstein , yaitu Stephen Hawking. Dalam catatan kuliah publiknya beliau mengatakan, “Jika di masa depan manusia dapat kembali ke masa lalu, kenapa kita tidak pernah menemukan satu pun penjelajah waktu tsb?”

Saya rasa Hawking terlalu cepat mengambil kesimpulan atas hal ini. Mungkin beliau belum mengetahui beberapa perkembangan hasil penemuan dan penggalian arkeologi pada beberapa dasawarsa terakhir.

Beberapa fosil serta temuan membingungkan lainnya, mungkin itu bisa menjadi suatu bahan pemikiran baru bagi beliau.

Namun, meskipun nantinya kita berhasil menciptakan mesin waktu, kita masih mempunyai satu kendala lagi, yaitu keterbatasan energi yg digunakan untuk mengoperasikan mesin waktu itu sendiri. emoticon

Sampai saat ini permasalahan kebutuhan jumlah energi yg sangat besar utk mesin waktu blm sepenuhnya terpecahkan.

Hello world!

Filed under: Uncategorized

Welcome to your new blog. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

An email has been sent to you giving you details of how to log in to the administration section. From there you can change the design by clicking on the tab MANAGE and then click on the tab THEMES. If you have any questions, ask them in the forums — we are only too willing to help.






















Akhir kata...


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham